Gubernur Khofifah Ajak Keluarga Liburan di Pulau Tabuhan Banyuwangi

BanyuwangiNet - BanyuwangiNet
Jumat, 4 April 2025, 17:40 WIB
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengisi libur lebaran dengan berlibur bersama anak, cucu dan keluarga ke Pulau Tabuhan Kabupaten Banyuwangi, Kamis (3/4/2025).
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengisi libur lebaran dengan berlibur bersama anak, cucu dan keluarga ke Pulau Tabuhan Kabupaten Banyuwangi, Kamis (3/4/2025)/Humas Pemprov Jatim

BanyuwangiNet.com – Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, berlibur bersama anak, cucu, dan anggota keluarga lainnya di Pulau Tabuhan, sebuah pulau kecil yang terletak di Kecamatan Wongsorejo, Kabupaten Banyuwangi, Kamis (3/4/2025).

Selain menikmati waktu bersama keluarga, kunjungan ini juga dimanfaatkan untuk mengajak mereka terlibat langsung dalam kegiatan konservasi lingkungan.

Kapal Cepat Banyuwangi–Denpasar Segera Beroperasi

Khofifah dan rombongan turut serta dalam pelepasan puluhan tukik atau anak penyu ke laut lepas, sebuah aksi simbolis yang sekaligus menjadi sarana edukasi mengenai pentingnya menjaga kelestarian ekosistem laut.

“Alhamdulillah, bisa membawa keluarga berkunjung ke Pulau Tabuhan dan ikut melepas tukik. Harapannya, penyu-penyu kecil ini bisa tumbuh besar di laut lepas dan terhindar dari ancaman kepunahan,” ujar Khofifah.

Perjalanan menuju Pulau Tabuhan dilakukan dengan menggunakan kereta api ke Banyuwangi, dilanjutkan dengan kapal Phinisi menuju lokasi pelepasan tukik. Aktivitas ini, menurut Khofifah, menjadi bagian dari cara memperkenalkan kepada keluarga—khususnya generasi muda—tentang pentingnya menjaga keseimbangan alam.

Inspirasi dari Teman Difabel di Open House Bupati Banyuwangi

“Penyu termasuk satwa yang dilindungi. Maka ekosistemnya juga harus dijaga bersama. Saya senang bisa ikut berkontribusi untuk kelestarian penyu di Pulau Tabuhan,” tambahnya.

Khofifah menekankan bahwa aksi konservasi ini sejalan dengan salah satu program prioritas Pemerintah Provinsi Jawa Timur, yakni Jatim Lestari, yang merupakan bagian dari visi Nawa Bhakti Satya. Program ini fokus pada pelestarian lingkungan dan keberlanjutan ekosistem.

Tradisi Barong Ider Bumi, Ritual Sakral Penolak Bala di Banyuwangi

“Apa yang kita lakukan hari ini adalah upaya untuk melindungi habitat laut dan melestarikan populasi tukik. Ini bagian dari tanggung jawab kita terhadap alam,” jelasnya.

Lebih lanjut, ia juga mengajak masyarakat untuk ikut serta dalam upaya serupa di berbagai wilayah pesisir di Jawa Timur. Partisipasi publik dinilai penting dalam memperkuat kesadaran dan kepedulian terhadap lingkungan.

“Mari kita galakkan kegiatan pelepasan tukik di pantai-pantai lain di Jawa Timur, tentunya dengan tetap menyesuaikan ekosistem yang ada,” ajak Khofifah.

Artikel Terkait