Wabup Banyuwangi Pastikan Harga dan Stok Bahan Pokok Jelang Lebaran Aman

BanyuwangiNet - BanyuwangiNet
Selasa, 25 Maret 2025, 20:42 WIB
mujiono stok bahan pokok

BanyuwangiNet.com – Wakil Bupati Banyuwangi, Mujiono, meninjau harga serta ketersediaan bahan pokok menjelang Lebaran di Pasar Rogojampi, Banyuwangi, Selasa (25/3/2025).

Kegiatan ini dilakukan bersama Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID), termasuk Pimpinan Bulog Banyuwangi Dwiana Puspitasari, jajaran TPID Pemkab Banyuwangi, serta Satgas Pangan Polri.

Lonjakan Penumpang Penyeberangan Gilimanuk-Ketapang, Puncak Arus Mudik Diprediksi 26-27 Maret

Dalam pemantauan tersebut, Wabup Mujiono memastikan harga bahan pokok tetap terkendali dan stok mencukupi menjelang Hari Raya Idulfitri yang tinggal kurang dari seminggu. Ia berkeliling pasar untuk mengecek harga berbagai kebutuhan pokok seperti daging ayam, daging sapi, beras, minyak goreng, serta bawang dan cabai.

“Harga ayam ras terpantau stabil sejak awal Ramadan di angka Rp32 ribu per kilogram. Sementara untuk daging sapi mengalami sedikit kenaikan dari Rp130 ribu menjadi Rp140-145 ribu per kilogram,” jelas Mujiono.

Beberapa komoditas lain juga mengalami kenaikan, seperti bawang merah yang naik dari Rp42 ribu menjadi Rp48 ribu per kilogram. Bawang putih dijual seharga Rp42 ribu per kilogram, sementara cabai masih berada di kisaran Rp100-105 ribu per kilogram, harga yang cukup tinggi dalam beberapa bulan terakhir. Untuk minyak goreng merek Minyak Kita, harga tercatat Rp17.500 per liter.

Banyuwangi Siap Sambut Wisatawan dengan Beragam Atraksi Budaya saat Libur Lebaran 2025

“Memang ada kenaikan pada beberapa bahan pokok, tetapi masih dalam batas wajar. Kenaikan harga cabai yang cukup signifikan mengikuti tren pasar nasional. Masyarakat diharapkan dapat menyesuaikan konsumsinya, dan semoga setelah Lebaran harga kembali normal,” tambahnya.

Mujiono juga menegaskan bahwa stok bahan pangan di Banyuwangi mencukupi untuk menghadapi lonjakan permintaan menjelang Lebaran. Data yang ia peroleh menunjukkan bahwa pasokan bahan pokok dalam kondisi surplus dibandingkan rata-rata konsumsi masyarakat setempat.

“Stok daging ayam ras mencapai 911 ton, daging sapi 212,79 ton, telur ayam 1.143 ton, dan bawang merah 710 ton. Banyuwangi sendiri merupakan produsen utama berbagai bahan pokok ini, sehingga warga tidak perlu khawatir dengan ketersediaannya,” ujar Mujiono.

Kepala Bulog Banyuwangi, Dwiana Puspitasari, memastikan stok beras cadangan pangan pemerintah juga dalam kondisi aman. Saat ini, Bulog memiliki stok sebanyak 69 ribu ton yang dipastikan cukup hingga tahun depan.

“Permintaan beras selama Ramadan meningkat hingga 50 persen dibandingkan hari biasa. Untuk menjaga stabilitas harga dan ketersediaan, kami mendistribusikan beras ke sejumlah pasar serta menggelar Pasar Murah bersama Pemkab Banyuwangi sepanjang bulan Ramadan,” jelas Dwiana.

Berkat Terobosan Bupati Ipuk Fasilitasi Siswa SD Ahli Matematika, Enam Guru Banyuwangi Dipanggil Presiden Prabowo

Pasar Murah yang berlangsung dari 11 hingga 29 Maret 2025 di seluruh kecamatan Banyuwangi menyediakan berbagai kebutuhan pokok dengan harga lebih terjangkau. Beras SPHP kemasan 5 kg dijual Rp57 ribu, sementara beras premium berkisar Rp70-71 ribu untuk kemasan yang sama.

Selain itu, minyak goreng Kita dijual seharga Rp19 ribu per liter, gula pasir Rp17.500 per kilogram, dan tepung terigu Rp10 ribu per kilogram.

“Dibanding tahun lalu, kami melihat ada sedikit penurunan permintaan di pasar. Namun demikian, stok yang tersedia masih mencukupi untuk kebutuhan Lebaran tahun ini,” tambah Dwiana.

Artikel Terkait