Stok Bahan Pokok di Banyuwangi Aman, Bupati Ipuk Pantau Stabilitas Harga

BanyuwangiNet - BanyuwangiNet
Selasa, 4 Maret 2025, 20:01 WIB
Ipuk berbelanja

BanyuwangiNet.com – Ketersediaan bahan pokok di Banyuwangi dipastikan aman dan mencukupi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat selama Ramadan hingga Lebaran. Meskipun demikian, Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani menekankan pentingnya pemantauan harga guna memastikan stabilitas di pasaran.

“Alhamdulillah, stok bahan pokok kita aman dan cukup hingga Lebaran nanti. Namun, kami tetap memantau agar harga tetap stabil dan tidak mengalami lonjakan,” ujar Ipuk, Selasa (4/3/2025).

Untuk menjaga stabilitas harga, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuwangi bekerja sama dengan berbagai instansi, termasuk Badan Urusan Logistik (Bulog) dan PT Pos Indonesia, guna menggelar operasi pasar secara rutin. Langkah ini bertujuan untuk menyediakan bahan kebutuhan masyarakat dengan harga yang lebih terjangkau serta menekan potensi kenaikan harga yang tidak terkendali.

Puncak Arus Mudik Lebaran di Pelabuhan Ketapang Diprediksi 27-28 Maret 2025

“Selain memastikan ketersediaan bahan pokok, stabilitas harga juga menjadi prioritas karena konsumsi masyarakat meningkat selama Ramadan dan Lebaran. Oleh karena itu, kami meminta dinas terkait dan tim pengendali inflasi untuk terus memantau perkembangan harga,” tambah Ipuk.

Kepala Bulog Cabang Banyuwangi, Dwiana Puspitasari, mengungkapkan bahwa stok beras di gudang Bulog saat ini mencapai 67.356 ton. Dengan konsumsi masyarakat Banyuwangi sekitar 14.399 ton per bulan, stok yang tersedia dipastikan mencukupi hingga empat bulan ke depan.

“Bahkan, kami siap mendistribusikan stok ke daerah lain yang mengalami defisit beras. Selain itu, stok juga akan terus bertambah seiring dengan masuknya musim panen, sehingga ketersediaan beras tetap terjaga hingga awal tahun depan,” ujar Dwiana.

Apel Perdana Ipuk Fiestiandani-Mujiono

Selain beras, stok bahan pangan lainnya juga tersedia dalam jumlah cukup. Gudang Bulog Banyuwangi masih menyimpan 30 ton gula pasir, 2 ton tepung terigu, dan 60.000 liter minyak goreng. Jika diperlukan, stok ini bisa ditambah sesuai dengan permintaan pasar.

“Masyarakat tidak perlu khawatir, karena stok bahan pangan mencukupi dan bisa disesuaikan dengan kebutuhan,” tambahnya.

Sejak Februari 2025, operasi pasar telah dilakukan di Kantor Pos Banyuwangi dan Genteng. Dalam waktu dekat, kegiatan ini akan diperluas ke 14 titik tambahan di berbagai kantor pos di Banyuwangi guna memastikan masyarakat dapat memperoleh bahan pokok dengan harga terjangkau.

Persewangi Banyuwangi Tak Perpanjang Kontrak Alexander Saununu, Ini Alasannya

Plt. Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Banyuwangi, Ilham Juanda, menyatakan bahwa selain beras, stok pangan lain juga mencukupi dan bahkan mengalami surplus. Beberapa komoditas yang mengalami surplus antara lain:

  • Daging ayam ras: 239 ton
  • Telur ayam: 231 ton
  • Daging sapi: 12,96 ton
  • Cabai rawit: 789,79 ton
  • Cabai besar: 767,17 ton
  • Bawang merah: 291,54 ton

Bawa Tas Belanja di Pasar Takjil Ramadan 2025, Bupati Ipuk Kampanye Kurangi Sampah Plastik

“InsyaAllah stok pangan aman. Ketersediaan jagung dan kedelai juga mencukupi,” kata Ilham.

Selain itu, pasokan elpiji juga terjaga dengan baik. Kepala Dinas Koperasi, Usaha Mikro, dan Perdagangan Banyuwangi, Nanin Oktaviantie, mengungkapkan bahwa kebutuhan elpiji 3 kg di Banyuwangi sebesar 19.340.000 tabung per tahun selalu terpenuhi.

Artikel Terkait