Kopi Kalibaru Banyuwangi Menembus Pasar Mancanegara
BanyuwangiNet.com – Kopi dari Kecamatan Kalibaru Banyuwangi semakin dikenal di dunia internasional dengan pesanan yang datang dari berbagai negara, termasuk Arab Saudi, Turki, Italia, dan Korea Selatan.
Pemkab Banyuwangi sendiri telah rutin menggelar festival kopi untuk mengangkat potensi kopi di Kalibaru. Selain itu, Pemkab juga mempertemukan petani kopi dengan investor.
Kopi robusta Banyuwangi juga telah mendapatkan indeks geografis (IG) di Kementerian Hukum dan Ham, dengan brand “Kopi Robusta Java Banyuwangi”.
Seorang pengepul kopi asal Kalibaru Kulon, H. M Nur Hayat, mengungkapkan keberhasilan promosi ini telah membuka peluang besar bagi kopi robusta Kalibaru.
Capai 700 Ribu Ton per Tahun, Banyuwangi Komitmen Optimalkan Potensi Perikanan
“Alhamdulillah, inovasi ini mendorong kopi kami bisa diekspor tidak hanya ke negara-negara Timur Tengah dan Eropa, tapi juga ke Korea Selatan,” ujar Hayat, Kamis (7/11/2024).
Menurut Hayat, kopi robusta mendominasi ekspor dari Kalibaru dengan persentase hingga 90 persen. Bahkan, dalam musim panen, Kalibaru mampu menyuplai sekitar 100 ton kopi robusta setiap harinya ke berbagai negara.
“Kalau tidak musim, jumlahnya berkurang jadi sekitar 1-2 ton per hari. Angka ini menunjukkan tingginya produktivitas kopi Kalibaru dan potensinya di pasar global,” jelasnya.
Banyuwangi Lolos Penilaian Lapang IGA 2024: Dorongan Inovasi Demi Kesejahteraan Masyarakat
Kopi menjadi salah satu komoditas utama di Banyuwangi. Selain Kalibaru, Banyuwangi memiliki enam kecamatan penghasil kopi lainnya, yaitu Pesanggaran, Glenmore, Songgon, Licin, Kalipuro, dan Wongsorejo, dengan luas perkebunan kopi rakyat mencapai 9.778 hektar.
Dengan tingginya permintaan dari mancanegara, kopi Banyuwangi diharapkan bisa terus berkembang dan memberi dampak positif bagi kesejahteraan petani lokal.
Inovasi dan dukungan pemerintah dalam promosi produk lokal ini dinilai mampu meningkatkan daya saing kopi robusta Kalibaru di pasar internasional, sekaligus membuka peluang kerja baru dan meningkatkan pendapatan bagi masyarakat Banyuwangi.