Sambut Program Makan Bergizi Gratis, Banyuwangi Tiga Kali Lakukan Simulasi
BanyuwangiNet.com – Pemerintahan Prabowo-Gibran akan meluncurkan program makan bergizi gratis pada awal tahun depan, dengan sasaran daerah yang dipilih secara bertahap.
Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Banyuwangi, Suratno, menyampaikan bahwa Banyuwangi telah mengadakan uji coba program makan bergizi gratis sebanyak tiga kali di beberapa sekolah dasar (SD) di daerah tersebut. Uji coba ini sebagian besar dilakukan bersamaan dengan program Bupati Ngantor di Desa (Bunga Desa).
Sambut Lonjakan Penumpang Nataru, Dukung Kesejahteraan Masyarakat dan Pariwisata Banyuwangi
“Makan bergizi gratis adalah program dari pemerintah pusat. Namun, kami di Banyuwangi sudah beberapa kali melaksanakan uji coba, meskipun teknis pelaksanaan program dari pusat belum sepenuhnya kami ketahui,” ujar Suratno pada Selasa (5/11/2024).
Menurut Suratno, uji coba berjalan dengan baik tanpa hambatan signifikan, dan mendapat sambutan positif dari guru serta siswa di sekolah-sekolah yang terlibat. Ia juga menambahkan bahwa program makan bergizi gratis sejalan dengan konsep Sekolah Sehat yang telah dijalankan Pemkab Banyuwangi. Dalam program ini, kesehatan gizi menjadi salah satu aspek penting, bersama dengan kesehatan fisik, imunisasi, dan kesehatan mental.
“Dengan adanya program makan bergizi gratis, aspek sehat gizi di sekolah-sekolah dapat semakin diperkuat,” tambah Suratno.
Tingkatkan Kesiapsiagaan Warga, Banyuwangi Simulasi Evakuasi Bencana
Namun, Suratno menyatakan bahwa pihaknya masih menunggu detail teknis pelaksanaan dari pemerintah pusat. Informasi lebih lanjut tentang apakah Banyuwangi akan menjadi salah satu daerah sasaran awal program, serta aspek-aspek teknis lainnya, diharapkan akan diperoleh dalam waktu dekat. “Dalam beberapa hari ke depan, kami akan menghadiri acara di Kemendagri, dan sepertinya program makan bergizi gratis ini akan menjadi salah satu topik pembahasan,” jelasnya.
Pemkab Banyuwangi berharap program makan bergizi gratis ini dapat mendukung peningkatan kualitas kesehatan anak-anak di daerah, terutama dalam hal nutrisi yang baik untuk menunjang proses belajar mereka.