Bakal Disaksikan Ribuan Penonton, Ini Rute Banyuwangi Ethno Carnival

BanyuwangiNet - BanyuwangiNet
Kamis, 11 Juli 2024, 20:27 WIB
IMG-20230708-WA0159

BanyuwangiNet.com – Parade busana kolosal etnik kontemporer, Banyuwangi Ethno Carnival (BEC) akan digelar Sabtu (13/7/2024). Seperti pagelaran BEC tahun-tahun sebelumya, agenda event nasional Karisma Event Nasional ini selalu ramai dikunjungi ribuan orang.

Ratusan talent akan berparade memvisualisasikan keunggulan desa-desa di Banyuwangi dalam sebuah rancangan busana etnik nan moderen.

Mengusung tema “Ndaru Deso” Revival of Village para talent akan berparade sejauh 2,5 KM di atas catwalk jalanan kota Banyuwangi. Karnaval BEC ini akan dimulai pukul 13.00, start dari depan Hotel Blambangan di Jalan dr. Soetomo-menuju kawasan simpang lima-ke arah selatan di Jalan A. Yani-melewati Kantor Bupati Banyuwangi- dan finish di depan Kantor Camat Banyuwangi.

Kabar Baik! Kedokteran Unair Banyuwangi Resmi Dibuka, Sudah Menerima Pendaftaran Mahasiswa Baru

“Semoga kegiatan ini bisa berjalan lancar dan aman. Kami mohon kerjasama seluruh masyarakat agar tetap menjaga ketertiban selama kegiatan berlangsung. Patuhi rekayasa lalu lintas yang nanti akan diberlakukan, dan parkirlah kendaraan di kantong-kantong parkir yang sudah disediakan. Ini semua demi keamanan dan kenyamanan bersama,” pesan Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani, Kamis (11/7/2024).

Plt. Kepala Dinas Perhubungan Banyuwangi, Komang Sudiraatmaja, menambahkan demi kelancaran dan kenyamanan peserta dan penonton, beberapa ruas jalan yang menjadi rute karnaval akan disterilisasi.

“Penutupan ruas jalan akan kami lakukan mulai pukul 09.00 sampai acara selesai. Kendati demikian, masyarakat bisa melintasi sejumlah rute alternatif yang akan dipersiapkan melalui pemberlakuan rekayasa lalu lintas,” kata Komang.

Beragam Acara di Banyuwangi Artweek dan SekarKijang Creative Fest 2024

Komang menyebut, sejumlah ruas jalan yang bakal ditutup adalah, simpang tiga DPRD, simpang 5 dr. Soetomo-Wahid Hasyim, simpang empat Pegadaian ruas Jalan kartini, simpang masjid Baiturrahman ruas Jalan PB Sudirman, Adi Sucipto, simpang depan SMPN I Banyuwangi, simpang depan toko trisula, dan simpang ruas sepanjang rute.

Adapun arus lalu lintas yang dialihkan bisa melalui, simpang Sukowidi, Kelurahan Lateng via Jalan Wijaya Kusuma, arah Ketapang maupun sebaliknya, Jalan Jember via ruas Kepiting-Brawijaya-Gajahmada-Raden Wijaya dan Argopuro.

Simpang Pegadaian juga ditutup dari arah barat, sedangkan ruas RA Kartini depan Kodim 0825 akan dibuka separuh badan jalan.

“Beberapa kendaraan masih diperbolehkan lewat dengan ijin dari petugas. Ini untuk memberikan akses bagi kendaraan yang akan menuju pantai Boom karena di waktu bersamaan juga ada kegiatan BPBD se-Jatim,” ungkap Komang.

Peternak Banyuwangi Manfaatkan Kotoran Ternak jadi Biogas Pengganti LPG dan Pupuk Organik

Komang menambahkan, kantong-kantong parkir untuk kendaraan penonton juga telah disediakan di sejumlah titik. Sedikitnya ada 4 lokasi parkir yang disediakan.

Untuk tamu VIP bisa menggunakan sepanjang ruas veteran. Untuk penonton umum bisa menggunakan area off street Taman Sritanjung, depan Makodim, dan pantai Boom. Sementara penonton umum di sepanjang rute simpang 5, bisa memarkir kendaraannya di stadion sisi barat.

“Kantong parkir sengaja kami sebar. Selain untuk menghindari penumpukan kendaraan di sepanjang rute karnaval, juga untuk menjamin keamanannya,” urai Komang.

Dalam parade tersebut akan ditampilkan busana-busana yang sangat tematik. Seperti Desa Tamansari Kecamatan Licin yang memvisualisasikan destinasi wisata alam ungulannya Sendang Seruni, Desa Aliyan yang memvisualisasikan budaya khas lokalnya Kebo-Keboan dan Desa Kedungrejo Kecamatan Muncar yang memvisualisasikan potensi maritim yang menjadi sumber mata pencaharian bagi warga setempat.

Rangkaian BEC 2024 berlangsung selama empat hari, 11-14 Juli 2024. Pada 11 Juli, akan diawali dengan Creative Expo yang diikuti oleh puluhan UMKM, di Lorong Bambu area Taman Blambangan. Selanjutnya pada 11 – 12 Juli akan digelar Srawung Seni di Gesibu Blambangan. Dipuncaki dengan karnaval kostum etnik pada 13 Juli. (*)

Artikel Terkait