Nobar Timnas Indonesia Serentak di Banyuwani Gerakkan Ekonomi Rakyat

BanyuwangiNet - BanyuwangiNet
Selasa, 30 April 2024, 22:24 WIB
IMG-20240429-WA0120

BanyuwangiNet.com – Pemkab Banyuwangi menggelar nonton bareng (nobar) semifinal Piala Asia U-23 antara Timnas Indonesia melawan Uzbekistan secara serentak di 25 kecamatan, Senin (29/4/2024) malam. Warga Banyuwangi antusias nobar Timnas Indonesia dan memberikan dukungan penuh untuk Tim Garuda Muda.

Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, turut menyaksikan nobar bersama warga di depan Pendopo Sabha Swagatha. Ribuan warga memadati sepanjang jalan sekitar pendopo, menyaksikan pertandingan yang menentukan bagi Indonesia melalui giant screen yang disediakan.

Tidak hanya di depan Pendopo Banyuwangi, nobar juga digelar di berbagai lokasi strategis seperti lapangan, balai desa, ruang terbuka hijau (RTH), dan tempat lapang lainnya di seluruh kecamatan Banyuwangi. Contohnya, nobar di Kecamatan Bangorejo digelar di RTH Sambimulyo, Kecamatan Blimbingsari di Pendopo Balai Desa Blimbingsari, Kecamatan Genteng di RTH Maron, dan di berbagai tempat lainnya.

Bupati Ipuk Dorong Nelayan Banyuwangi Diversifikasi Pangan Hasil Laut

Ipuk Fiestiandani menyatakan bahwa pihaknya telah meminta kepada camat untuk memfasilitasi nobar di daerah masing-masing. Selain mempererat persatuan masyarakat, nobar juga memberikan kesempatan bagi pedagang kecil dan UMKM untuk mendapatkan hasil ekonomi.

Serahkan Tanah Elektronik, Presiden Jokowi Kembali Kunjungi Banyuwangi

“Dengan nobar ini juga terjadi perputaran ekonomi untuk para pelaku usaha mikro. Sambil nonton bola, camilannya dari para pedagang asongan, PKL, dan warung-warung kecil,” ujar Ipuk.

Pemkab Banyuwangi turut menyediakan makanan dan minuman secara gratis yang dijajakan oleh pedagang lokal untuk masyarakat yang hadir menonton nobar. Hal ini menjadi kesempatan bagi masyarakat untuk menikmati pertandingan sambil menikmati kuliner khas Banyuwangi dan mendukung Timnas Indonesia U-23.

Semarak nobar Timnas Indonesia U-23 ini tidak hanya menjadi ajang hiburan semata, namun juga menjadi momentum yang berdampak positif bagi ekonomi lokal dan meningkatkan rasa persatuan di tengah masyarakat Banyuwangi.

Artikel Terkait