Bertemu Ulama dI Kalibaru dan Glenmore, Bupati Ipuk: Pendidikan Tetap Menjadi Prioritas Banyuwangi

BanyuwangiNet - BanyuwangiNet
Sabtu, 9 April 2022, 12:37 WIB
WhatsApp-Image-2022-04-09-at-12.34.28
Pendidikan Tetap Menjadi Prioritas Banyuwangi

BanyuwangiNet-Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani bertemu dengan ulama dan tokoh masyarakat, di Kalibaru dan Glenmore, Rabu (6/4/2022). Dalam kesempatan itu, Ipuk memaparkan berbagai program pendidikan tetap menjadi prioritas Banyuwangi.

Di Kalibaru bertempat di Rumah Tahfidz Al Cholil, Desa Kalibaru Wetan, Ipuk bertemu para ulama Kalibaru, seperti KH Abdullah Umar, Rois Suriah MWC Kalibaru; KH Habib Abdurrahman, Pengasuh Pondok Pesantren Al Falah; KH Moh Faizin, Pengasuh Pondok Pesantren Darussalam; KH Iskandar Zulkarnain pengasuh Pondok Pesantren Ittihad Wathoniyah; KH Mashuri, Pengasuh Rumah Tahfidz Al Cholill.

Baca Juga: Pemkab dan MUI Banyuwangi Terbitkan Surat Edaran Pengaturan Jam Operasional Tempat Hiburan

Hadir pula anggota DRPD Banyuwangi Syamsul Arifin dari Fraksi PPP, Abdul Ghofur dari Partai Gerindra, dan tokoh masyarakat di Kalibaru. Dalam kesempatan tersebut, Ipuk memaparkan berbagai program pendidikan yang dicanangkan Banyuwangi.

“Pendidikan tetap menjadi prioritas Banyuwangi. Anggaran pendidikan menjadi yang terbesar di APBD Banyuwangi,” kata Ipuk.

Dari total Rp 3 triliun dana APBD alokasi anggaran untuk pendidikan mencapai Rp 835 miliar atau sekitar 30 persen dari APBD. “Pendidikan tidak hanya melulu berbicara SDM saja, tapi banyak sekali efek turunannya di sektor ekonomi, kesehatan, kesejahteraan, dan lainnya,” kata Ipuk.

Baca Juga: Desa Kampung Baru Jajag, Kampung Kuliner yang Membuat 8000 Jajanan Pasar Banyuwangi Tiap Hari

Di Kalibaru sendiri Anggaran urusan pendidikan pada 2022 sebesar lebih dari Rp. 403 juta, yang diperuntukkan untuk dengan kegiatan rehab ruang kelas dan perpustakaan, pengadaan mebel sekolah, bantuan kepada yayasan pendidikan dan bantuan hibah.

Bantuan untuk lembaga pendidikan juga menjadi perhatian Ipuk. Pada 2021, Pemkab Banyuwangi telah menyalurkan dana hibah sebesar Rp27 miliar. Dana tersebut disalurkan kepada 97 lembaga pendidikan, yayasan, dan organisasi keagamaan, pondok pesantren, dan berbagai tempat ibadah.

Salah satu bentuk hasil dari dana hibah lembaga pendidikan tersebut, dibangun wisma tamu di Pondok Pesantren BPUI Minhajuttulab – Krikilan, Tegalharjo, Kecamatan Glenmore. “Bangunan ini adalah hasil dari dana hibah yang diberikan Pemkab Banyuwangi tahun lalu,” kata KH Toha Muntaha, Pengasuh Pondok Pesantren BPUI Minhajuttulab.

Bupati Ipuk, diminta untuk meresmikan bangunan yang terdiri dari tiga kamar, dan ruang tamu tersebut. Bangunan itu, selain menjadi tempat para wali santri bertemu putra-putrinya, juga menjadi etalase produk-produk karya para santri pondok tersebut.

“Kami ucapkan terima kasih pada Pemkab Banyuwangi. Semoga ini menjadi keberkahan, fan menjadi wasilah bagi Pemkab Banyuwangi untuk mempertahankan yang baik dan mencapai prestasi yang lebih baik dari sebelumnya,” harap KH Toha.