214 Atlet Pelajar Ramaikan O2SN SMP Banyuwangi 2026, Cari Bibit Atlet Berprestasi

BanyuwangiNet - BanyuwangiNet
Senin, 25 Mei 2026, 20:01 WIB
WhatsApp Image 2026-05-25 at 19.51.05 (1)
Atlet muda renang berlomba menjadi yang terbaik dalam O2SN tingkat SMP tahun 2026.

BanyuwangiNet.com – Sebanyak 214 atlet pelajar tingkat SMP sederajat mengikuti Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) Kabupaten Banyuwangi 2026 yang digelar di Gelanggang Olahraga Tawang Alun Banyuwangi, Senin (25/5/2026). Ajang tersebut menjadi sarana pencarian bibit atlet potensial sekaligus pembinaan karakter siswa melalui olahraga.

Para peserta terdiri dari 110 atlet putra dan 104 atlet putri. Mereka bertanding pada lima cabang olahraga, yakni atletik, akuatik, bulutangkis, pencak silat, dan panjat tebing.

Kepala Bidang SMP Dinas Pendidikan Banyuwangi, Muisman, mengatakan O2SN merupakan kompetisi olahraga pelajar berjenjang yang membuka peluang siswa berprestasi untuk tampil hingga tingkat nasional.

“O2SN merupakan lomba berjenjang, sehingga juara dari O2SN Banyuwangi akan tampil di tingkat provinsi hingga nasional,” ujar Muisman.

Menurutnya, O2SN tidak hanya menjadi ajang mengejar prestasi olahraga, tetapi juga media pembentukan karakter siswa agar lebih disiplin, sportif, tangguh, dan percaya diri.

Ribuan Warga dan Wisatawan Padati CFD Banyuwangi, jadi Tempat Favorit Olahraga dan Kuliner Keluarga

Muisman menilai kegiatan olahraga memiliki peran penting di tengah perkembangan teknologi dan penggunaan gawai yang semakin tinggi di kalangan pelajar.

“Di tengah perkembangan teknologi saat ini, kegiatan olahraga sangat penting agar anak-anak tidak hanya terpaku pada gawai,” katanya.

Selain sebagai kompetisi, O2SN juga menjadi bagian dari upaya pembinaan atlet usia dini di Banyuwangi. Dari ajang tersebut, atlet-atlet potensial diharapkan mampu berkembang dan bersaing di level yang lebih tinggi.

Sementara itu, Ketua Musyawarah Guru Mata Pelajaran Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (MGMP PJOK) Banyuwangi, Dedi Susanto, menyebut seluruh guru olahraga turut dilibatkan dalam pelaksanaan kegiatan.

Banyuwangi Sport Tourism Bukan Sakadar Olahraga

Mereka berperan sebagai panitia, wasit, hingga dewan juri untuk memastikan pertandingan berjalan lancar dan objektif.

“Kami berharap seluruh petugas dapat menjalankan tugas secara objektif dan jujur agar atlet yang terpilih benar-benar memiliki kualitas untuk bersaing di tingkat lebih tinggi,” ujar Dedi.

Artikel Terkait