2.310 Posyandu Banyuwangi Perluas Layanan Kesehatan untuk Remaja
BanyuwangiNet.com – Sebanyak 2.310 Posyandu Banyuwangi telah memperluas cakupan layanan kesehatan dengan menambahkan layanan kesehatan untuk remaja. Hal ini mengubah model layanan Posyandu yang semula terbatas pada ibu, anak, dan lansia. Program ini dikenal dengan sebutan “Posyandu Terintegrasi”.
Dalam rangka menyukseskan program kesehatan nasional dan meningkatkan kesehatan masyarakat, Posyandu Terintegrasi meliputi empat kategori usia, yaitu ibu hamil dan menyusui, bayi dan balita, usia sekolah dan remaja, serta usia produktif dan lansia.
“Penambahan layanan untuk remaja sangat penting karena remaja seringkali memiliki kebiasaan makan yang kurang sehat, yang dapat menyebabkan masalah gizi dan stunting,” kata Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani, Senin (16/10/2023).
Sementara layanan untuk usia produktif bertujuan untuk mendeteksi dan mencegah penyakit tidak menular seperti hipertensi dan diabetes, yang merupakan faktor risiko awal dari penyakit-penyakit serius.
Amir Hidayat, Pelaksana Tugas Kepala Dinas Kesehatan Banyuwangi, menjelaskan bahwa program Posyandu Terintegrasi akan dijalankan oleh 2.310 Posyandu di seluruh Banyuwangi, melibatkan 13.000 lebih kader yang telah dilatih dalam 25 kompetensi dasar sesuai dengan empat kategori siklus kehidupan.
Lebih dari 15.000 Warga Banyuwangi Akan Terima Sertifikat Tanah Melalui Program TORA
Contoh kompetensi melibatkan pemantauan status gizi dan tekanan darah ibu hamil dan menyusui, pendidikan tentang ASI eksklusif dan MP ASI, dan pengukuran berat dan tinggi badan untuk bayi dan balita.
Untuk kategori usia sekolah dan remaja, kompetensi melibatkan edukasi tentang komposisi makanan pokok yang harus dikonsumsi setiap hari dan pencegahan anemia bagi remaja putri, serta edukasi tentang bahaya merokok dan obat-obatan terlarang.
Sementara untuk kategori usia produktif dan lansia, kompetensi melibatkan skrining hipertensi dan diabetes, pemeriksaan tuberkulosis, edukasi tentang keluarga berencana, dan skrining lanjut usia.
“Dengan peningkatan cakupan layanan ini, diharapkan kunjungan warga ke Posyandu semakin meningkat dan berdampak positif pada peningkatan taraf kesehatan masyarakat,” kata Amir.
Program Posyandu Terintegrasi adalah langkah yang signifikan untuk memberikan perawatan kesehatan holistik yang mencakup seluruh spektrum usia, membantu masyarakat Banyuwangi dalam menjaga kesehatan mereka sepanjang hidup mereka.