Skybridge Penghubung Stasiun dan Pelabuhan Ketapang Ditargetkan Beroperasi 2025

BanyuwangiNet - BanyuwangiNet
Jumat, 18 Oktober 2024, 09:46 WIB
IMG-20240202-WA0059 (2)

BanyuwangiNet.com – Rencana pembangunan Skybridge yang akan menghubungkan Stasiun Ketapang dengan Pelabuhan Ketapang terus dimatangkan. Kementerian Perhubungan (Kemenhub) RI mengadakan rapat untuk persiapan pembangunan yang dijadwalkan mulai 2025.

“Kami baru saja melakukan rapat dengan Kemenhub untuk persiapan pembangunan skybridge. Insyaallah tahun depan akan dimulai, Detail Engineering Design (DED)-nya sedang dirampungkan,” ujar Pj. Sekretaris Daerah Banyuwangi, Guntur Priambodo, Jumat (18/10/2024).

Banyuwangi Batik Festival 2024 Angkat Motif Batik “Jenon” yang Sarat Filosofi

Rapat yang berlangsung di Kantor Pelabuhan ASDP Ketapang pada Kamis (17/10/2024) tersebut dipimpin oleh Direktur Prasarana Transportasi Darat, Dirjen Perhubungan Darat Kemenhub, Toni Tauladan. Hadir pula sejumlah pihak penting seperti General Manager Pelabuhan ASDP Ketapang, Vice President KAI DAOP 9, dan perwakilan Balai Teknik Perkeretaapian Surabaya.

Skybridge yang akan dibangun sepanjang 193 meter ini diharapkan mempermudah akses penumpang antara Stasiun Ketapang (Banyuwangi Baru) dan Pelabuhan Ketapang, yang selama ini dipisahkan oleh jalan raya Banyuwangi-Situbondo. Selama ini, penumpang harus menyeberangi jalan tersebut, yang dinilai kurang aman.

Yachter Dunia Terkesima dengan Keindahan Alam dan Budaya Banyuwangi

“Dengan adanya skybridge, penumpang akan lebih mudah dan aman dalam berpindah antar moda transportasi. Selain itu, skybridge ini juga akan menjadi ikon baru Banyuwangi,” jelas Guntur.

Pemerintah Kabupaten Banyuwangi menyatakan siap mendukung penuh kelancaran pembangunan skybridge ini. “Banyuwangi sejak awal yang mengajukan permohonan pembangunan ini, dan kami akan mendukung penuh pelaksanaannya,” tambah Guntur.

Toni Tauladan mengungkapkan bahwa pembangunan skybridge ini direncanakan selesai pada tahun 2025, setelah melalui tahapan lelang konstruksi pada awal tahun tersebut. “Pembangunan akan berlangsung selama sekitar enam bulan dan diharapkan skybridge dapat beroperasi pada 2025,” katanya.

Skybridge tersebut dirancang oleh arsitek ternama Andra Matin, yang juga merancang Bandara Banyuwangi yang memenangkan Aga Khan Award pada 2022. Toni menambahkan bahwa skybridge ini akan dilengkapi ruang bagi pelaku UMKM lokal sebagai etalase produk Banyuwangi.

“Skybridge ini tidak hanya akan mendukung sektor transportasi, tetapi juga ekonomi dan pariwisata daerah,” pungkas Toni.

Artikel Terkait