OJK Jember Fasilitasi Pembiayaan Rp117 M untuk 5.635 Nelayan Banyuwangi, Cegah Terjerat Rentenir
BanyuwangiNet.com – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Jember terus mendorong peningkatan inklusi keuangan di Banyuwangi, salah satunya melalui fasilitasi akses pembiayaan bagi nelayan. Upaya ini diwujudkan lewat program Stop Rentenir “Osing” (Ojo Isin Isun Ngamprah Ning Bank). Tujuan mengurangi ketergantungan masyarakat pada pinjaman informal seperti rentenir.
Melalui program tersebut, sebanyak 5.635 nelayan di Banyuwangi telah mendapatkan akses pendanaan dengan total nilai mencapai Rp117 miliar dari berbagai perbankan. Dana tersebut digunakan untuk mendukung pengembangan usaha dan peningkatan kapasitas ekonomi masyarakat pesisir.
Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, menyambut baik inisiatif tersebut. Dia berharap program serupa dapat diperluas ke sektor lain.
“Kami berharap program OJK yang membuka akses keuangan bagi para nelayan daerah terus berlanjut. Kalau bisa berlanjut bagi pelaku usaha non formal lainnya di Banyuwangi,” ujarnya saat menerima kunjungan Tim OJK Jember di Kantor Bupati Banyuwangi, Kamis (16/4/2026).
Berada di Jalur Strategis Wisata Banyuwangi, Penumpang Stasiun Rogojampi Naik 17% di 2025
Kepala OJK Jember, Aris, menjelaskan, program Osing dilatarbelakangi oleh masih rendahnya literasi keuangan di kalangan nelayan. Kondisi ini membuat mereka rentan terjerat praktik rentenir dengan bunga tinggi.
“Program ini untuk mencegah masyarakat tidak ke rentenir untuk mendapat pembiayaan. Dengan program Osing, masyarakat pesisir bisa terakses pembiayaan bahkan bisa melakukan hilirisasi ekonomi selain mencari ikan di laut,” jelas Aris.
Selain sektor perikanan, OJK Jember juga mulai mengarahkan dukungan pada penguatan ekosistem keuangan di sektor pariwisata Banyuwangi. Hal ini sejalan dengan potensi besar daerah tersebut sebagai destinasi wisata unggulan.
“Kami siap mendukung pariwisata Banyuwangi dengan cara mendukung para stakeholder wisata,” pungkas Aris.
Pusat Batik Banyuwangi Hadirkan Beragam Motif Khas, Dukung Pelestarian Budaya dan Perajin Lokal