KNMP Banyuwangi Hampir Rampung, Perkuat Wisata Kuliner Seafood Pesisir

BanyuwangiNet - BanyuwangiNet
Sabtu, 31 Januari 2026, 11:27 WIB
Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) yang berlokasi di Kawasan pesisir Plengsengan Ancol, Kelurahan Lateng, Kecamatan Banyuwangi, tak jauh dari pusat kuliner hasil olahan laut Fish Market di Kampung Mandar, yang telah dikembangkan Pemkab Banyuwangi.
Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) yang berlokasi di Kawasan pesisir Plengsengan Ancol, Kelurahan Lateng, Kecamatan Banyuwangi, tak jauh dari pusat kuliner hasil olahan laut Fish Market di Kampung Mandar, yang telah dikembangkan Pemkab Banyuwangi.

BanyuwangiNet.com – Wisata kuliner seafood di Banyuwangi diproyeksikan semakin berkembang dengan kehadiran Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) di kawasan pesisir Plengsengan Ancol, Kelurahan Lateng, Kecamatan Banyuwangi. Lokasi KNMP ini berada tak jauh dari Fish Market Kampung Mandar, sentra kuliner hasil olahan laut yang lebih dulu dikembangkan Pemerintah Kabupaten Banyuwangi.

KNMP merupakan kawasan kampung nelayan modern sekaligus program strategis nasional Presiden Prabowo Subianto. Kehadirannya diharapkan menjadi magnet baru bagi wisatawan sekaligus memperkuat ekosistem ekonomi pesisir di Banyuwangi, daerah yang dikenal sebagai The Sunrise of Java.

Saat ini, pembangunan KNMP oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) telah memasuki tahap akhir. Progres fisik dilaporkan telah mencapai 97 persen, dengan pekerjaan tersisa berupa penyempurnaan bangunan dan penataan kawasan pendukung.

“Kehadiran Kampung Nelayan Merah Putih ini kian menambah daya tarik pusat kuliner seafood di Banyuwangi. Terima kasih kepada pemerintah pusat yang terus mendukung pariwisata Banyuwangi,” ujar Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani, Jumat (30/1/2026).

KSOP Tanjung Wangi Terbitkan Notice to Marine Evakuasi KMP Tunu Pratama Jaya

KNMP Banyuwangi mulai dibangun pada September 2025. Dari sisi desain, kawasan ini mengusung arsitektur Osing sebagai identitas utama. Enam bangunan utama mengadopsi bentuk rumah adat Suku Osing yang diperkaya dengan ornamen batik Gajah Oling, khas Banyuwangi.

Perpaduan konsep modern dengan kearifan lokal tersebut memberikan karakter kuat pada kawasan pesisir, sekaligus menegaskan identitas budaya Banyuwangi.

Selain bangunan utama, KNMP Banyuwangi dilengkapi berbagai fasilitas pendukung, mulai dari dermaga sandar perahu, tempat pendaratan ikan, stasiun pengisian bahan bakar nelayan, balai pertemuan, pabrik es, hingga unit pengolahan hasil laut. Kawasan ini juga dirancang sebagai sentra kuliner bahari baru.

“Kampung nelayan modern ini dirancang terintegrasi. Selain menjadi pusat aktivitas nelayan, juga disiapkan sebagai daya tarik baru pariwisata. Dengan begitu, hasil tangkapan nelayan bisa memiliki nilai tambah sebelum dipasarkan,” jelas Ipuk.

ASN Banyuwangi Berbagi, Saat Membantu Warga Jadi Sumber Kebahagiaan

Kepala Dinas Perikanan Banyuwangi Suryono Bintang Samudra menambahkan, pembangunan KNMP Lateng merupakan bagian dari program prioritas nasional di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto. Banyuwangi ditetapkan sebagai satu dari 100 lokasi awal pengembangan kampung nelayan terpadu di Indonesia.

“Program ini tidak hanya menghadirkan infrastruktur fisik, tetapi membangun ekosistem ekonomi pesisir yang berkelanjutan dan terintegrasi,” ujar Suryono.

Menurutnya, KNMP disiapkan sebagai simpul pertumbuhan ekonomi baru bagi nelayan setempat, dengan fasilitas pengolahan ikan, sentra kuliner, serta ruang pemberdayaan nelayan.

“Kami ingin kawasan ini benar-benar memberi manfaat langsung bagi nelayan,” katanya.

Setelah seluruh pekerjaan fisik selesai, pengoperasian kawasan KNMP akan menunggu proses serah terima dari pemerintah pusat.

“Setelah BAST, aset akan dikelola melalui Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih yang telah dibentuk,” pungkas Suryono.

Artikel Terkait