Jelang Libur Sekolah, KSOP Tanjungwangi Uji Kelaikan Kapal Ketapang-Gilimanuk

BanyuwangiNet - BanyuwangiNet
Selasa, 26 Mei 2026, 18:41 WIB
WhatsApp Image 2026-05-25 at 13.48.55
Petugas KSOP Tanjungwangi melakukan uji petik di kapal penyeberangan.

BanyuwangiNet.com – Menjelang liburan panjang sekolah, kapal-kapal penyeberangan lintas Ketapang-Gilimanuk menjalani uji petik kelaiklautan oleh Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Tanjungwangi, Banyuwangi. Pemeriksaan dilakukan untuk memastikan seluruh armada dalam kondisi aman dan layak beroperasi saat arus penumpang meningkat.

Kepala Seksi Status Hukum dan Sertifikasi Kapal KSOP Tanjungwangi, Widodo, mengatakan uji petik telah berlangsung secara bertahap sejak 18 Mei 2026.

Pemeriksaan tidak hanya menyasar kapal penyeberangan Ketapang-Gilimanuk, tetapi juga kapal dengan rute Banyuwangi-Lombok dan Banyuwangi-Sapeken. Namun saat ini fokus utama masih pada armada penyeberangan lintas Jawa-Bali.

“Tapi untuk saat ini masih fokus pada kapal penyeberangan,” ujar Widodo, Selasa (26/5/2026).

Dari total 55 kapal penyeberangan yang beroperasi di lintas Ketapang-Gilimanuk, sebanyak 45 kapal menjadi tanggung jawab pemeriksaan KSOP Tanjungwangi. Sementara 10 kapal lainnya diperiksa oleh marine inspector KSOP Gilimanuk.

Menteri KKP Setujui Pembangunan SPBN dan Bantuan Kapal untuk Nelayan Banyuwangi

Hingga saat ini, sebanyak 18 kapal telah menjalani uji petik. KSOP menargetkan seluruh pemeriksaan selesai paling lambat pada 8 Juni 2026, sebelum masa libur sekolah berlangsung.

“Lebih cepat lebih baik, kita maksimalkan secepatnya,” tegas Widodo.

Dalam proses uji petik, petugas memeriksa seluruh aspek keselamatan kapal, mulai dari perlengkapan keselamatan hingga komponen teknis yang berkaitan dengan kelaiklautan kapal.

Menurut Widodo, sejauh ini tidak ditemukan pelanggaran besar atau temuan mayor yang membahayakan operasional kapal. Namun, terdapat beberapa catatan minor yang harus segera diperbaiki oleh operator kapal.

Ojek Sampan di Pantai Meneng Banyuwangi, Nadi Penghubung ABK Kapal Pencari Ikan

Beberapa temuan tersebut meliputi kondisi karet kedap, penutup lampu, hingga blower di ruang mesin kapal. KSOP Tanjungwangi telah mencatat seluruh temuan dalam rekomendasi resmi yang nantinya akan disampaikan kepada masing-masing perusahaan operator kapal.

“Setelah ini akan kita buatkan surat resmi temuannya dari kepala kantor, ke masing-masing perusahaan,” ujarnya.

Artikel Terkait