Busana Ecoprint hingga Trend Fashion Muslim Tampil Cantik di Banyuwangi Fashion Parade 2024
BanyuwangiNet.com – Puluhan model tampak berlenggak lenggok menampilkan koleksi busana menawan di hari pertama fashion show Banyuwangi Fashion Parade (BFP) 2024. Mulai koleksi busana dari bahan ecoprint hingga trend fashion muslim tampak mewarnai ajang yang diinisiasi Komunitas Desainer Banyuwangi (KDB) tersebut.
BFP 2024 itu mengusung tema “SOULFUL”. Tema ini mencerminkan kedalaman emosi dan semangat, dengan fokus pada keaslian, kehangatan, dan hubungan yang mendalam antara manusia dan lingkungannya.
Inspirasi desainnya adalah busana yang longgar, tenang, sederhana, dengan penekanan aksen warna netral, pink dan warna-warna segar. Sementara gaya desain busananya didukung oleh pemilihan bahan yang ringan, lembut dan nyaman dipakai. Motif-motif sederhana seperti teknik ikat celup dan gradasi warna sederhana juga menjadi pilihan dalam gaya ini.
Ajang ini setiap harinya menghadirkan fashion show dari koleksi para desainer. Di hari pertama, Jumat (19/7/2024), 48 koleksi dari desainer lokal hingga desainer top nasional tampil di atas catwalk.
Para Juara Dunia akan Bertarung di International Tour de Banyuwangi Ijen
Di antaranya, Sanet Sabintang feat AFC Rizkyesa Sauqi dengan desain busana muslimnya yang Casual dan Trendy. Sanet menampilkan fashion muslim yang simple dengan dominasi warna earth tone, seperti putih, krem, coklat susu, dan tan.
Disusul Adiwinoto Ecoprint yang menawarkan busana khas berbahan ecoprint dengan warnanya yang memanjakan mata. Tak ketinggalan desainer top asal Bali Ali Charisma juga tampil dengan busana-busananya yang elegan, mewah dan modis. Selain itu masih banyak desainer lain termasuk pelajar-pelajar vokasi yang turut meramaikan gelaran parade busana tersebut.
Desbumi Banyuwangi, Berdayakan Mantan Pekerja Migran dengan Semangat Gotong Royong
“Semoga BFP 2024 bisa semakin menggairahkan geliat sektor kreatif di Banyuwangi, khususnya di bidang fesyen. Kami juga berharap, ajang ini bisa memicu para pelaku ekonomi kreatif untuk bisa menampilkan karya-karyanya ke publik,” kata Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Banyuwangi, MY Bramuda saat membuka acara tersebut, Jumat (19/7/2024).
Ketua KDB, Sanet Sabintang, menyebut ajang ini menjadi wadah para desainer Banyuwangi untuk unjuk karya. “Kami punya mimpi menjadikan Banyuwangi sebagai pusat fashion muslim di Indonesia. Sehingga kami bisa mendukung upaya Indonesia menjadi kiblat fashion muslim dunia,” ujar Sanet.
Sanet menambahkan, ajang ini juga sebagai upaya mendorong lahirnya talenta muda di sektor fesyen. “Di sini kami berikan panggung bagi pelajar vokasi untuk unjuk karyanya. Selain kami juga terus berkolaborasi dan mendampingi mereka,” ujar Sanet.
Diketahui, BFP diselenggarakan di Excelso Cafe Hedon Banyuwangi selama 3 hari mulai 19-21 Juli. Diikuti 50 desainer, baik nasional maupun lokal, ajang ini dimeriahkan dengan beragam agenda. Selain fashion show, ada model competition, lomba fotogenik, workshop Beauty Class, mix and match fashion, talkshow tentang fashion dan make up, serta pameran UMKM.