ASDP Prediksi Puncak Arus Balik Kedua Ketapang-Gilimanuk pada 28–29 Maret 2026

BanyuwangiNet - BanyuwangiNet
Jumat, 27 Maret 2026, 16:56 WIB
ANTRE - Kendaraan antre menyebrang di Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi pada arus balik, Jumat (27/3/2026). ASDP meminta pengguna jasa menghindari menyebrang pada 27-28 Maret.
ANTRE - Kendaraan antre menyebrang di Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi pada arus balik, Jumat (27/3/2026). ASDP meminta pengguna jasa menghindari menyebrang pada 27-28 Maret.

BanyuwangiNet.com – PT ASDP Indonesia Ferry memprediksi puncak arus balik kedua Lebaran di lintasan Pelabuhan Ketapang – Pelabuhan Gilimanuk akan terjadi pada 28–29 Maret 2026.

Menyikapi potensi lonjakan tersebut, ASDP mengimbau para pemudik untuk mengatur jadwal perjalanan dan menghindari dua tanggal tersebut guna mengurangi kepadatan di pelabuhan.

Wakil Direktur Utama ASDP Yossianis Marciano mengatakan mobilitas kendaraan pada arus balik mulai meningkat, namun kondisi lalu lintas penyeberangan masih terkendali.

“PT ASDP Indonesia Ferry mengimbau kepada pemudik untuk menghindari perjalanan pada puncak arus balik kedua yang diperkirakan terjadi pada 28–29 Maret 2026,” ujarnya, Jumat (27/3/2026).

Menurutnya, pengaturan perjalanan penting dilakukan untuk meminimalkan potensi antrean kendaraan di kawasan pelabuhan.

Hemat BBM, Bupati Ipuk Imbau ASN Banyuwangi Naik Sepeda atau Transportasi Umum ke Kantor

Data ASDP menunjukkan, selama periode arus balik 22–25 Maret 2026 di Pelabuhan Ketapang, sebanyak 47.945 unit kendaraan telah kembali ke Bali. Jumlah tersebut setara sekitar 29 persen dari total kendaraan yang sebelumnya menyeberang ke Jawa.

Artinya, sekitar 71 persen atau 117.367 unit kendaraan masih belum melakukan perjalanan balik ke Bali.

“Ini memberi ruang bagi sistem layanan tetap bekerja optimal tanpa tekanan berlebih,” kata Yossianis.

Ia menambahkan bahwa distribusi kendaraan yang tidak terkonsentrasi pada satu waktu menjadi faktor penting yang membantu kelancaran operasional penyeberangan.

Sidak Hari Pertama Kerja, Bupati Ipuk Pastikan Layanan Publik Banyuwangi Tetap Normal Meski WFA

“Kami memastikan layanan di lintasan Ketapang–Gilimanuk tetap optimal dalam mengantisipasi arus balik. Pergerakan yang bertahap ini membantu menjaga ritme operasional tetap stabil,” ujarnya.

Sementara itu, General Manager ASDP Cabang Ketapang Arief Eko menjelaskan pengaturan kendaraan yang masuk pelabuhan dilakukan secara disiplin.

Manajemen lalu lintas juga diperkuat dengan pemanfaatan buffer zone untuk mencegah penumpukan kendaraan.

Puncak Arus Balik Ketapang Diprediksi 26-29 Maret, Banyuwangi Siapkan 16 Buffer Zone

“Seluruh skema operasional dijalankan adaptif, termasuk optimalisasi buffer zone agar arus kendaraan tetap mengalir tanpa penumpukan,” kata Arief.

Berdasarkan data Posko Ketapang selama 24 jam pada 26 Maret 2026 (H+4), tercatat 213 trip kapal beroperasi.

Pada periode tersebut, sebanyak 43.963 penumpang menyeberang dari Jawa ke Bali, turun 7,1 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu yang mencapai 47.343 orang.

Jumlah kendaraan yang menyeberang meliputi:

  1. Sepeda motor: 7.635 unit (turun 6,7 persen dari 8.185 unit tahun lalu)
  2. Mobil: 4.882 unit (turun 9,6 persen dari 5.401 unit)
  3. Truk: 1.065 unit (naik 26,6 persen dari 841 unit)
  4. Bus: 314 unit (relatif stabil dibanding 319 unit tahun lalu)

Ritual Mistis Seblang Olehsari Banyuwangi Digelar 7 Hari, Penari Baru Sedot Ribuan Penonton

Secara keseluruhan, terdapat 13.896 kendaraan yang menyeberang dari Jawa ke Bali pada H+4, atau turun 5,8 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Sementara itu, dari sisi Bali, Posko Pelabuhan Gilimanuk mencatat 210 trip kapal pada periode yang sama.

Jumlah penumpang yang menyeberang dari Bali ke Jawa pada H+4 mencapai 26.504 orang, turun 29,7 persen dibandingkan tahun lalu yang mencapai 37.701 orang.

Adapun kendaraan yang menyeberang dari Bali ke Jawa terdiri dari:

  1. Sepeda motor: 1.827 unit (turun 10,8 persen)
  2. Mobil: 3.187 unit (turun 43,2 persen)
  3. Truk: 1.064 unit (naik 42,1 persen)
  4. Bus: 351 unit (turun 17,6 persen)

Diaspora Banyuwangi 2026, Spirit Tandang Bareng Perkuat Kontribusi Perantau untuk Daerah

Total kendaraan yang menyeberang dari Bali ke Jawa pada H+4 tercatat 6.429 unit atau turun 27,2 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Secara kumulatif, sejak H-10 hingga H+4 Lebaran 2026, jumlah penumpang yang menyeberang dari Jawa ke Bali melalui Pelabuhan Ketapang tercatat 419.580 orang, relatif stabil dibandingkan tahun lalu yang mencapai 420.103 orang.

Sementara total kendaraan yang menyeberang mencapai 105.815 unit atau meningkat 3,9 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Dari arah sebaliknya, total penumpang dari Bali ke Jawa melalui Pelabuhan Gilimanuk sejak H-10 hingga H+4 mencapai 649.940 orang atau naik 2,1 persen dibandingkan tahun lalu.

Sedangkan total kendaraan yang menyeberang tercatat 200.153 unit, meningkat 3,7 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Artikel Terkait