KAI Gelar Pengobatan Gratis di Singojuruh Banyuwangi

BanyuwangiNet - BanyuwangiNet
Kamis, 22 Oktober 2026, 21:37 WIB
WhatsApp Image 2026-10-22 at 14.17.37
Salah seorang warga sedang memeriksa kondisi matanya di Rail Clinic.

BanyuwangiNet.com – Sebanyak 200 warga mengikuti layanan pemeriksaan dan pengobatan gratis yang digelar PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi (Daop) 9 Jember di Stasiun Singojuruh, Banyuwangi, Kamis, (22/10/2026). Melalui fasilitas Rail Clinic, KAI menghadirkan berbagai layanan kesehatan, mulai dari pemeriksaan dokter umum, dokter spesialis kandungan, dokter gigi, hingga pemeriksaan gula darah, asam urat, dan kolesterol.

Kegiatan ini merupakan bagian dari program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) dalam rangka memperingati HUT ke-81 KAI. Selain pelayanan kesehatan, KAI juga menghadirkan Rail Library untuk memperluas akses literasi dan edukasi bagi masyarakat, khususnya anak-anak.

Deputy Daop 9 Jember, Dwi Sulistiyono, mengatakan kegiatan tersebut bertujuan mendekatkan layanan kesehatan, literasi, dan edukasi keselamatan kepada masyarakat di sekitar wilayah operasional kereta api.

“Melalui Rail Clinic dan Rail Library, kami ingin memperluas manfaat kehadiran KAI dengan mendekatkan layanan kesehatan, literasi, dan edukasi keselamatan kepada masyarakat. Kami berharap kegiatan ini dapat membantu memenuhi kebutuhan masyarakat sekaligus memberikan pengalaman belajar yang bermanfaat bagi anak-anak,” jelas Dwi.

Melalui Rail Clinic, masyarakat mendapatkan berbagai layanan pemeriksaan dan pengobatan gratis, termasuk pemeriksaan kesehatan mata, kandungan, dan gigi, serta penyuluhan kesehatan. Dalam kegiatan tersebut, KAI Daop 9 Jember juga memberikan bantuan kacamata kepada 67 pelajar dan empat kursi roda bagi masyarakat sekitar.

Bantuan kacamata diharapkan dapat membantu para pelajar mengikuti kegiatan belajar dengan lebih nyaman. Penglihatan yang baik menjadi salah satu faktor pendukung proses pembelajaran, terutama saat membaca buku dan mengikuti aktivitas di kelas.

Dwi mengatakan, rangkaian kegiatan ini dirancang agar manfaatnya tidak hanya dirasakan saat pelaksanaan, tetapi juga dapat mendukung peningkatan kualitas hidup masyarakat dalam jangka panjang.

“Melalui rangkaian kegiatan ini, KAI ingin memberikan manfaat yang tidak hanya dirasakan pada hari pelaksanaan, tetapi juga mendukung peningkatan kualitas hidup masyarakat dalam jangka panjang,” tegasnya.

Pelayanan kesehatan tersebut didukung 27 tenaga kesehatan dan personel pendukung. Tim terdiri atas dua dokter spesialis obstetri dan ginekologi (obgyn), empat dokter umum, dua dokter gigi, empat bidan, dua apoteker, tujuh perawat, dua tenaga optik, dua pustakawan Rail Library, serta empat analis laboratorium.

“Layanan ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya pemeriksaan kesehatan dan penerapan pola hidup sehat,” ungkap Dwi.

Selain layanan kesehatan, KAI menghadirkan Rail Library yang menyediakan ratusan koleksi buku bacaan. Anak-anak dan masyarakat dapat memanfaatkan fasilitas tersebut untuk menambah pengetahuan dan memperluas wawasan.

Rail Library juga menyediakan e-Library yang memuat berbagai bahan bacaan dan video edukatif. Kehadiran fasilitas ini diharapkan dapat meningkatkan minat baca sekaligus memperluas akses masyarakat terhadap sumber belajar digital.

KAI Logistik Uji Coba Kereta Angkut Hasil Bumi Banyuwangi-Jakarta

KAI Daop 9 Jember turut memberikan edukasi keselamatan dan keamanan perjalanan kereta api kepada anak-anak. Mereka diajak memahami pentingnya mematuhi aturan keselamatan, menjaga jarak aman dari jalur rel, serta menyadari bahwa keselamatan perjalanan kereta api merupakan tanggung jawab bersama.

Nonton Gandrung Sewu 2026 Lebih Hemat, KAI Beri Diskon Tiket 20 Persen

Dwi menambahkan, kegiatan tersebut dirancang untuk menghadirkan manfaat secara menyeluruh, mulai dari bidang kesehatan dan pendidikan hingga pembentukan kesadaran terhadap keselamatan perkeretaapian.

“Kami ingin kehadiran KAI dirasakan bukan hanya melalui layanan transportasi, tetapi juga melalui kepedulian terhadap kesehatan dan pendidikan masyarakat,” ujarnya.