Pemkab Banyuwangi Gelar Cek Kesehatan Gratis untuk 28 Ribu Santri di 45 Pesantren

BanyuwangiNet - BanyuwangiNet
Kamis, 15 Oktober 2026, 21:30 WIB
1001125200
Bupati Banyuwangi bersama para santri yang melakukan cek kesehatan gratis.

BanyuwangiNet.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuwangi menggelar program Cek Kesehatan Gratis (CKG) bagi santri untuk meningkatkan kualitas kesehatan di lingkungan pondok pesantren. Program ini ditargetkan menjangkau 28 ribu santri dari 45 pondok pesantren di Banyuwangi.

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Santri Nasional 2026 yang diperingati setiap 22 Oktober. Pelaksanaan CKG perdana dalam rangkaian ini digelar di Pondok Pesantren Gunung Jati, Kecamatan Blimbingsari, Kamis, (15/10/2026).

Pemeriksaan kesehatan meliputi pengecekan tekanan darah, hemoglobin untuk mendeteksi anemia, kesehatan mata, serta gigi dan mulut. Santri juga mendapatkan konsultasi kesehatan untuk mendeteksi kemungkinan penyakit menular serta pemeriksaan penyakit tidak menular, seperti diabetes dan kolesterol.

Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, mengatakan program tersebut merupakan bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam menjamin kesehatan masyarakat, termasuk warga pesantren.

Menurutnya, santri merupakan generasi penerus bangsa yang perlu memiliki kondisi fisik dan mental yang sehat agar dapat belajar secara optimal dan tumbuh menjadi sumber daya manusia yang unggul.

“Pemeriksaan kesehatan ini bukan hanya untuk mendeteksi penyakit, tetapi juga untuk memberikan edukasi agar seluruh warga pesantren terbiasa hidup sehat,” kata Ipuk saat meninjau pelaksanaan CKG.

Selain pemeriksaan individu, tim medis memberikan edukasi mengenai pola hidup bersih dan sehat serta kesehatan reproduksi. Pemeriksaan sanitasi lingkungan pesantren juga dilakukan untuk mendukung terciptanya lingkungan belajar yang sehat.

Santri maupun warga pesantren lainnya yang terindikasi mengalami gangguan kesehatan langsung mendapatkan penanganan dari tim medis. Selanjutnya, kondisi kesehatan mereka akan dipantau oleh puskesmas terdekat.

Ipuk berharap program ini tidak hanya menjadi pemeriksaan sesaat, tetapi juga mendorong kebiasaan menjaga kesehatan secara berkelanjutan di lingkungan pesantren.

“Melalui program cek kesehatan gratis diharapkan seluruh santri, ustaz, ustazah, dan pengurus pondok pesantren dapat terjaga kesehatannya secara berkelanjutan. Sehingga pesantren menjadi pusat pendidikan yang produktif, sehat dan berdaya saing,” harapnya.

Pemkab Banyuwangi Gandeng BSI Perkuat Pengentasan Kemiskinan Lewat Pendidikan dan Kesehatan

Pemkab Banyuwangi, lanjut Ipuk, akan terus memperkuat kolaborasi dengan pondok pesantren dalam bidang kesehatan, pendidikan, dan pemberdayaan masyarakat.

“Pesantren bukan hanya tempat belajar agama, tapi juga pusat pembentukan akhlak, disiplin dan kemandirian. Terima kasih yang sebesar-besarnya pada seluruh pengasuh dan pengurus pesantren atas dedikasi dan pengabdiannya,” ujarnya.

Selain Cek Kesehatan Gratis, peringatan Hari Santri Nasional 2026 di Banyuwangi juga diisi sejumlah kegiatan yang melibatkan santri dan masyarakat.

Rumah Tahfidz di Banyuwangi Ini Gratis, Layani Santri Lansia dan Anak

Berikut agenda yang dijadwalkan:

  1. 18/10/2026: Festival Anak Sholeh.
  2. 19/10/2026: Santri Mengajar.
  3. 20/10/2026: Rembuk Santri.
  4. 21/10/2026: Pelatihan Masjid Affiliate.
  5. 22/10/2026: Santri Enterpreneur.
  6. 22/10/2026: Upacara peringatan Hari Santri Nasional.
Artikel Terkait