Libur Sekolah 2026, Penyeberangan Ketapang-Gilimanuk Layani 816 Ribu Penumpang

BanyuwangiNet - BanyuwangiNet
Rabu, 8 Juli 2026, 16:38 WIB
IMG_20240415_133159
ASDP telah resmi menerapkan sterilisasi di kawasan Pelabuhan Ketapang,Banyuwangi.

BanyuwangiNet.com – PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) mencatat layanan penyeberangan di lintasan Ketapang-Gilimanuk tetap berjalan lancar selama musim libur sekolah 2026. Sepanjang periode 20 Juni hingga 5 Juli 2026, sebanyak 816.016 penumpang dan 212.696 unit kendaraan dilayani di salah satu jalur penyeberangan tersibuk di Indonesia tersebut.

Direktur Utama ASDP, Heru Widodo, mengatakan kelancaran layanan selama masa liburan merupakan hasil dari kesiapan operasional yang telah dipersiapkan sejak awal, serta dukungan regulator dan seluruh pemangku kepentingan.

“Selama libur sekolah, layanan penyeberangan berhasil berjalan lancar dan terkendali. Kesiapan operasional yang telah dipersiapkan sejak awal, dukungan regulator, serta seluruh pemangku kepentingan menjadi faktor penting dalam kelancaran layanan,” ujar Heru, Rabu (8/7/2026).

ASDP mencatat jumlah penumpang yang menyeberang melalui lintasan Ketapang-Gilimanuk meningkat 0,95 persen dibandingkan periode yang sama pada 2025. Sementara itu, jumlah kendaraan yang dilayani mencapai 212.696 unit, atau tumbuh 3,87 persen dibandingkan musim libur sekolah tahun sebelumnya.

Heru menegaskan, peningkatan mobilitas masyarakat selama liburan dapat diantisipasi melalui berbagai langkah operasional sehingga perjalanan pengguna jasa tetap berlangsung aman, tertib, dan nyaman.

“Fokus kami tidak hanya pada peningkatan kapasitas layanan, tetapi juga memastikan perjalanan masyarakat berlangsung aman, tertib, dan nyaman bagi pengguna jasa,” katanya.

Untuk menjaga kelancaran arus penyeberangan, ASDP mengoptimalkan armada kapal dan kapasitas pelabuhan, menambah personel operasional, serta menerapkan sistem delaying di sejumlah buffer zone guna mengatur arus kendaraan menuju pelabuhan.

Saat terjadi lonjakan kendaraan di lintasan Ketapang-Gilimanuk, ASDP juga menerapkan pola operasi Tiba–Bongkar–Berangkat (TBB). Selain itu, kapal perbantuan di Dermaga Bulusan (LCM) dioperasikan untuk mempercepat proses bongkar muat dan mengurangi antrean kendaraan.

Antrean Truk Logistik Menuju Pelabuhan Ketapang Banyuwangi Kembali Terjadi, Begini Upaya ASDP

Langkah-langkah tersebut menjadi bagian dari strategi ASDP dalam menjaga kelancaran layanan selama periode dengan mobilitas masyarakat yang tinggi.

Corporate Secretary ASDP, Windy Andale, mengatakan perusahaan juga mendukung program stimulus pemerintah melalui pemberian diskon tarif jasa pelabuhan sebesar 100 persen, yang membuat pengguna jasa memperoleh penghematan rata-rata sekitar 21,9 persen dari total tarif penyeberangan.

ASDP Ketapang Perkuat Layanan Hadapi Libur Sekolah, Arus Wisata ke Bali Diprediksi Meningkat

Program tersebut diberlakukan di 14 pelabuhan yang melayani tujuh lintasan strategis nasional, termasuk Ketapang-Gilimanuk. Selama periode 20 Juni hingga 5 Juli 2026, sebanyak 1.125.088 pengguna jasa telah memanfaatkan program tersebut, atau mencapai 93,25 persen dari target 1.206.585 penerima manfaat.

“Capaian ini mencerminkan tingginya antusiasme masyarakat dalam memanfaatkan program stimulus sekaligus menunjukkan bahwa kebijakan tersebut efektif membantu masyarakat mengakses layanan penyeberangan dengan tarif yang lebih terjangkau,” ujar Windy.

Artikel Terkait