AirNav Pasang Sistem Navigasi Modern, Tingkatkan Keamanan Penerbangan di Bandara Banyuwangi

BanyuwangiNet - BanyuwangiNet
Selasa, 11 November 2025, 08:03 WIB
NAVIGASI MODERN: Lembaga Penyelenggara Pelayanan Navigasi Penerbangan Indonesia (AirNav Indonesia) akan memasang sistem navigasi modern, Instrument Landing System (ILS) dan Doppler Very High Frekuensi Omni-directional Range (DVOR). Bupati Ipuk telah bertemu Direktur Utama Airnav Indonesia, Capt. Avrianto Suratno di Pendopo Banyuwangi, Kamis (6/11/2025).
NAVIGASI MODERN: Lembaga Penyelenggara Pelayanan Navigasi Penerbangan Indonesia (AirNav Indonesia) akan memasang sistem navigasi modern, Instrument Landing System (ILS) dan Doppler Very High Frekuensi Omni-directional Range (DVOR). Bupati Ipuk telah bertemu Direktur Utama Airnav Indonesia, Capt. Avrianto Suratno di Pendopo Banyuwangi, Kamis (6/11/2025).

BanyuwangiNet.com – Kualitas dan keamanan penerbangan di Bandara Banyuwangi semakin diperkuat. AirNav Indonesia memastikan akan memasang dua sistem navigasi modern, yaitu Instrument Landing System (ILS) dan Doppler Very High Frequency Omni-directional Range (DVOR), untuk mendukung akurasi pendaratan pesawat, terutama pada kondisi cuaca buruk atau jarak pandang rendah.

Penerapan ILS akan membantu pesawat mendarat tepat di tengah landasan pacu (runway centerline), sementara DVOR berfungsi sebagai penuntun arah menuju bandara. Teknologi ini menjadi standar penting dalam modernisasi layanan navigasi penerbangan, termasuk di bandara regional seperti Banyuwangi yang tengah berkembang pesat.

Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani menyambut baik rencana AirNav tersebut.

“Dengan sistem ini akan meningkatkan pelayanan penerbangan, dan kian banyak maskapai yang tertarik untuk membuka rute penerbangan di Bandara Banyuwangi,” ujar Ipuk, Senin (10/11/2025).

Peringati Hari Pahlawan 2025 Banyuwangi Gelar Upacara Tabur Bunga di Selat Bali

Sebelumnya, Ipuk bertemu Direktur Utama AirNav Indonesia, Capt. Avrianto Suratno, di Pendopo Banyuwangi pada Kamis (6/11/2025) untuk membahas penguatan infrastruktur navigasi tersebut.

Capt. Avrianto menegaskan bahwa pemasangan ILS dan DVOR bertujuan meningkatkan standar keselamatan penerbangan.

“Sistem navigasi ini akan lebih memaksimalkan keselamatan penerbangan di Bandara Banyuwangi. Karena dengan alat ini kemungkinan gagal landing itu kecil, bahkan dalam kondisi cuaca kurang baik sekalipun,” katanya.

Manager Fasilitas Teknik AirNav Cabang Surabaya, An Naufal, menjelaskan bahwa sistem ILS yang akan dipasang terdiri dari tiga perangkat inti.

“Majestic Banyuwangi” Raih Best Smart Branding ISNA 2025

Localizer, memberikan informasi posisi tengah runway. Glide Path, mengatur sudut pendaratan ideal sebesar 3 derajat. Middle Marker, menentukan jarak pesawat sebelum menyentuh landasan

Menurut Naufal, kehadiran perangkat tersebut menjadi langkah penting dalam pengembangan Bandara Banyuwangi sebagai bandara regional berstandar internasional.

“Ini akan menjadi daya tarik bagi maskapai untuk masuk ke Bandara Banyuwangi,” ujarnya.

Modernisasi navigasi ini juga memberi manfaat bagi dunia pendidikan penerbangan. Dua sekolah pilot yang beroperasi di Banyuwangi yakni Akademi Penerbang Indonesia (API) Banyuwangi dan Bali International Flight Academy (BIFA) Banyuwangi, akan memperoleh fasilitas latihan yang lebih komprehensif berkat teknologi navigasi yang lebih akurat.

Artikel Terkait