Bakal Jadi Ikon Wisata, Pusat Bangun Jembatan Layang Hubungkan Pelabuhan-Stasiun Ketapang Banyuwangi
BanyuwangiNet.com – Pemerintah pusat melalui Kementerian Perhubungan (Kemenhub) akan membangun skybridge atau jembatan layang, menghubungkan Stasiun Kereta Api dan Pelabuhan Ketapang Kabupaten Banyuwangi.
Lokasi Stasiun Ketapang (sebelumnya Banyuwangi Baru) dan Pelabuhan Ketapang berdekatan sekitar 200 meter. Keduanya dipisahkan oleh jalan raya Banyuwangi-Situbondo yang cukup ramai. Selama ini penumpang kereta api yang akan menuju ke pelabuhan dan sebaliknya cukup berjalan kaki. Dengan adanya skybridge nantinya akses penumpang menuju dua pusat transportasi tersebut akan lebih mudah dan aman.
“Selain mempermudah akses bagi penumpang, keberadaan skybridge ini nantinya akan menjadi ikon baru bagi wisata Kota Banyuwangi,” kata Bupati Ipuk, Jumat (2/2/2024).
Jaga Tumbuh Kembang Anak, Bupati Ipuk Kampanyekan Budaya Sarapan Sehat Sejak Usia Dini
Ipuk mengatakan pihaknya telah bertemu tim dari Kemenhub untuk membahas rencana pembangunan skybridge tersebut, di Lounge Pemkab Banyuwangi, Kamis (1/2/2023).
Hadir dalam pertemuan tersebut, Sekretaris Jendral (Sesditjen) Perhubungan Darat Kementrian Perhubungan Amirullah, dan Kepala Balai Pengelolaan Transportasi Darat (BPTD) Kelas II Jawa Timur Mangasi Sinaga, beserta jajaran dari Kemenhub.
Dalam pertemuan tersebut, Ipuk meminta agar desain arseitektur skybridge mengadopsi kearifan dan budaya sebagai identitas Banyuwangi. “Produk properti dengan arsitektur yang mengadopsi kearifan lokal, bisa menjadi landmark atau ikon baru pariwisata. Kami berterima kasih atas dukungan pemerintah pusat melalui Kemenhub yang akan membangun skybridge,” jelas Ipuk.
Musrenbang Kecamatan Banyuwangi: Ipuk Fokus Penguatan SDM dan Delapan Program Prioritas
Keberadaan skybridge menurut Ipuk bakal melengkapi kenyamanan perjalanan wisata di Banyuwangi. Ini karena Stasiun Banyuwangi Kota juga akan direvitalisasi. “Ini juga akan menambah kenyamanan perjalanan ke Banyuwangi. Kami juga telah bekerja sama dengan PT. KAI untuk membuka relasi baru Malang, Jakarta, dan Bandung,” tambah Ipuk.
Sementara Sesditjen Kemenhub Amirullah mengatakan Banyuwangi merupakan daerah yang sangat strategis karena merupakan pintu keluar masuk Pulau jawa di wilayah timur. Daerah ini juga dinilai memiliki pariwisata yang maju.
“Melihat potensi ini Kemenhub ingin memaksimalkan moda transportasi yang ada di Banyuwangi. Kebetulan di Banyuwangi moda transportasinya lengkap darat, laut dan udara. Kali ini kami mengintegrasikan moda darat dan lautnya dengan membangun skybridge antara Stasiun – Pelabuhan Ketapang,” ujar Amirullah.
Amirullah melanjutkan untuk panjang lintasan skybridge yang akan dibangun masih dalam pembicaraan lebih lanjut dengan Pemkab Banyuwangi, karena ada sejumlah opsi jalur yang akan digunakan. Namun untuk pembangunan infrastruktur targetnya akan dimulai tahun ini, tepatnya bulan Agustus apabila semua persiapan telah rampung.
“Untuk anggaran sudah kami alokasikan, tinggal DED (detail engineering design) masih direview lagi oleh tim Pemkab Banyuwangi, karena akan disesuaikan dengan kearifan lokal. Rencananya skybridge ini juga akan dilengkapi fasilitas untuk UMKM Banyuwangi,” terang Amirullah.