Guru-Guru PAUD Banyuwangi Dilatih Inovasi Pembelajaran Merdeka Bermain

BANYUWANGI-Meningkatkan kualiatas pembelajaran, Pemkab Banyuwangi menggelar peningkatan kualitas pembelajaran para Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD). Sebanyak 125 guru PAUD mengikuti pelatihan inovasi pembelajaran “Merdeka Bermain” secara luring di Pendopo Sabha Swagata Blambangan, Banyuwangi, Selasa (7/12/2021). Sementara guru-guru PAUD se-Kabupaten Banyuwangi lainnya mengikuti secara virtual.
“Apabila sebelumnya pembelajaran PAUD lebih banyak daring karena pandemi Covid-19, dengan dibukanya kembali pembelajaran tatap muka secara terbatas, tentu dibutuhkan metode-metode pembelajaran yang berbeda,” kata Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani, saat membuka acara.
Ipuk mengatakan harus melakukan investasi besar-besaran untuk pengembangan SDM (pendidikan). Menurutnya sistem pendidikan mengamanatkan, bahwa pendidikan masa depan bangsa adalah pendidikan yang mengantarkan generasi masa kini menjadi generasi emas (golden age) 2045
“Metode pembelajaran guru-guru PAUD harus terus berinovasi. Guru-guru tidak bisa hanya bertumpu pada formalitas saja dalam mendidik anak. Guru bisa mengajari anak dengan cara kreatif. Kreatif di sini dalam arti mengajarkan anak untuk mampu memecahkan masalah. Di sinilah pentingnya metode pembelajaran Merdeka Bermain,” kata Ipuk yang juga Bunda PAUD Banyuwangi itu.
Baca Juga:
120 Karya Seni Rupa dari 75 Perupa, Dipamerkan di Artos Kembang Langit Banyuwangi
Dalam kegiatan tersebut para Guru PAUD diajarkan metode-metode Merdeka Bermain oleh Eviani Masruroh, seorang guru penggerak yang mengikuti pendidikan Merdeka Belajar dari Kementerian Pendidikan.
Dengan metode pembelajaran Merdeka Bermain, anak-anak diajarkan untuk memecahkan masalah dengan pendekatan proyek.
“Pembelajaran berbasis proyek merupakan pendekatan pembelajaran melalui bermain berdasarkan prinsip konstruktivistik (anak membangun pengetahuan baru), inquiry, pemecahan masalah, dan pembelajaran terintegrasi,” jelas Eviani.
“Kegiatan yang dilakukan oleh anak dengan mengeksplorasi secara mendalam berbagai topik melalui aktivitas berkreasi menggunakan berbagai bahan atau material terbuka yang berada di lingkungan sekitar,” tambahnya.
Selain itu dalam kegiatan tersebut, juga membahas pengelolaan kelembagaan memasuki post pandemi Covid-19 oleh Edy Winarto seorang motivator dan guru PAUD.
Plt Kepala Dinas Pendidikan Banyuwangi Suratno menambahkan, kegiatan yang diinisiasi Dinas Pendidikan bertujuan untuk meningkatkan kualitas pembelajaran dan pelayanan pengelolaan satuan pendidikan PAUD.
“Tujuan kegiatan ini untuk meningkatkan kemampuan organisasi dan individu pengelola pada satuan PAUD untuk dapat melaksanakan tugas pokok dan fungsinya secara efektif, efisien dan berkelanjutan,” ujar Suratno.