665 Pelajar Ikuti Festival Anak Sholeh 2026 Banyuwangi, Asah Prestasi dan Akhlak

BanyuwangiNet - BanyuwangiNet
Senin, 19 Oktober 2026, 16:45 WIB
1001131151
Bupati Banyuwangi menyapa anak-anak peserta Festival Anak Sholeh.
BanyuwangiNet.com – Sebanyak 665 pelajar jenjang TK, SD, hingga SMP mengikuti Festival Anak Sholeh (FAS) 2026 di Banyuwangi, Minggu, (18/10/2026). Kegiatan yang digelar Pemerintah Kabupaten Banyuwangi ini menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Santri Nasional sekaligus upaya membentuk generasi muda yang berprestasi, berkarakter, dan berakhlak mulia.

Festival berlangsung di halaman Kantor Bupati Banyuwangi dan kawasan Car Free Day (CFD) Jalan A. Yani. Para peserta mengikuti berbagai perlombaan bernuansa Islami sesuai jenjang pendidikan masing-masing.

Sejumlah cabang lomba yang digelar meliputi montase, kaligrafi, hafalan surat-surat pendek, pidato dai cilik (pildacil), Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ), Musabaqah Hifdzil Quran (MHQ), serta pidato Islami. Perlombaan dibagi dalam tiga kategori, yakni TK, SD, dan SMP.

Salah satu peserta, Aqli, siswa kelas IV SDN 3 Macan Putih, terlihat serius menyelesaikan karya kaligrafinya. Ia mengaku senang dapat mengikuti perlombaan yang sesuai dengan hobinya.

“Saya memang hobi menulis kaligrafi. Makanya senang ada lomba ini,” katanya.

Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani mengatakan, Festival Anak Sholeh menjadi salah satu upaya untuk membentuk generasi muda yang tidak hanya unggul dalam prestasi, tetapi juga memiliki karakter dan akhlak yang baik.

Melalui berbagai aktivitas bernuansa Islami, anak-anak diharapkan dapat mengembangkan bakat sekaligus menerapkan nilai-nilai kebaikan dalam kehidupan sehari-hari.

“Lewat ajang ini, kita berharap para pelajar di Banyuwangi bisa memiliki karakter yang agamis, dan berakhlak baik,” ungkapnya.

Ratusan Warga Ikuti Operasi Katarak Gratis di Banyuwangi, Layanan Berlangsung 5 Hari

Menurut Ipuk, FAS bukan sekadar ajang perlombaan, melainkan juga ruang pembelajaran bagi anak-anak untuk mengembangkan potensi, meningkatkan kepercayaan diri, dan memperkuat nilai-nilai keislaman sejak dini.

“Karakter inilah yang ingin kita tanamkan kepada anak-anak sejak dini. Sehingga kelak mereka bisa tumbuh menjadi generasi hebat yang inklusif, yang tidak hanya hebat secara akal, namun juga kuat secara iman, memiliki hati nurani, serta kepedulian terhadap sesama,” katanya.

Pemkab Banyuwangi Gelar Cek Kesehatan Gratis untuk 28 Ribu Santri di 45 Pesantren

Sementara itu, Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pendidikan Banyuwangi, Alfian, menjelaskan, 665 peserta berasal dari sekolah negeri maupun swasta di seluruh wilayah Banyuwangi. Ia menyebut para peserta merupakan finalis yang telah melewati seleksi di tingkat kecamatan pada cabang lomba yang diikuti.

“Para peserta tersebut merupakan finalis yang telah lolos seleksi di kecamatannya masing-masing pada bidang lomba yang mereka ikuti,” terangnya.

Artikel Terkait